Mau Bisnis Tapi Gak Punya Modal

Mau Bisnis Tapi Gak Punya Modal

Gak Punya Modal Bisnis

Pasti banyak yang mau tahu bagaimana caranya mau bisnis tapi gak punya modal. Dalam berbisnis, modal merupakan faktor yang sangat penting dan paling penting. 

Bagi UKM (Usaha Kecil Menengah) modal adalah segalanya setelah market atau pasar. Kalau ada yang mengatakan kita perlu modal supaya dapat pasar, jika ada yang berkata begitu tinggalkanlah saja mereka karena mereka bukan seorang pebisnis.

Mereka dapat digolongkan sebagai broker atau orang yang baru belajar bisnis.

Pasar atau market bisnis adalah nomor satu dan yang terpenting, begitu Anda mengenal pasar Anda, tahu kebutuhan yang diinginkan pasar, tahu caranya untuk mengisi kebutuhan pasar dan tahu bagaimana menguasai pasar tersebut maka modal atau dana adalah sebuah kepastian yang dibutuhkan namun mudah didapatkan.

 

Begini Caranya Bisnis

Jika ada seorang kenalan Anda akan meminjam uang Anda untuk usahanya. Misal, dia mau buka usaha warung atau warteg. 

lalu anda tanya: berapa kira-kira transaksi perharinya nanti warteg yang akan dibangun? Lalu dijawabnya: Oh, saya belum tahu kan belum punya warung nanti kalau warungnya sudah ada kita bakalan kasih tahu berapa transaksi perharinya.

Pertanyaannya beranikah Anda meminjamkan uang untuk dia?

Mari kita tanya lagi:

Kamu pernah buka warung atau kerja di warung tidak?

Dia menjawab : tapi kayaknya disekitaran sini tidak ada warung jadi pasti laku, Saya kalau nyari warteg susah jadi kalu kita buka warteg (warung tegal) disini pasti laku.

Sekali lagi beranikah anda meminjamkan uang Anda kepada orang seperti itu?

Atau kalau anda diminta investasi apakah anda berani invest?

Tetapi bisa anda bayangkan kalau jawabanya kaya begini: Saya 5 tahun bekerja di warteg lalu sejak 3 tahun yang lalu saya membuka warteg kecil-kecilan dengan paman di daerah Senayan, sudah berjalan bagus lalu sekarang saya berkeinginan membuka warteg sendiri. 

Kebetulan ada lokasi bagus di sekitar Blok M karena disana ada warteg ada tempat murah juga, kebetulan dekat dengan terminal jadi saya mau ambil. Kebetulan juga supir angkot langganan kami yang di senayan itukan bolak-balik Blok M ke Senayan, dia mencari warteg di Blok M susah jadi karena itulah saya mau buka warteg disana. Saya hanya mempunyai separuh modal dan separuh lagi saya perlu modal. 

Dengan penuturannya seperti itu apakah Anda ingin invest kepada investasinya.

Jawaban Anda pasti YA! 

 

Menurut psikologi kejiwaan anda siap rugi bergabung bisnis dengan dia, kenapa? karena dia sudah mengerjakan homeworknya sehingga kepercayaan trust Anda naik seketika. Jadi walaupun rugi Anda siap bersama dia. 

 

Arti psikologi dalam berbisnis, didalam aplikasi psikologi yang diterapkan didalam bisnis banyak sekali faktor yang akan dibahas. Faktor-faktor apa saja?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *